infopariaman.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Padang Pariaman kembali menorehkan prestasi membanggakan. 

Melalui inovasi Program Duta Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Inklusif, Bawaslu Padang Pariaman berhasil meraih Juara I Kategori Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025.

Capaian ini menjadi bukti penguatan tata kelola layanan informasi publik yang semakin transparan dan inklusif. 

Program Duta KIP Inklusif merupakan terobosan pertama di lingkungan Bawaslu kabupaten/kota se-Sumatera Barat yang melibatkan kaum disabilitas sebagai duta informasi publik, sekaligus menjadi praktik baik yang berpotensi direplikasi di daerah lain.

Ketua Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman, Azwar Mardin, menyampaikan bahwa program tersebut dirancang untuk menjawab tantangan keterbatasan jangkauan informasi publik, khususnya bagi masyarakat nagari serta kelompok rentan yang belum sepenuhnya terlayani melalui saluran informasi konvensional.

“Melalui Duta Keterbukaan Informasi Publik Inklusif, Bawaslu hadir lebih dekat dengan masyarakat. Para duta, termasuk dari kalangan disabilitas, menjadi penyambung informasi resmi Bawaslu kepada masyarakat yang selama ini sulit dijangkau,” ujar Azwar.

Program ini dijalankan secara terarah dan berkelanjutan. Para Duta KIP Inklusif dibekali panduan tugas dan mekanisme kerja, serta dilibatkan dalam kegiatan sosialisasi di nagari, sekolah luar biasa, komunitas masyarakat, hingga penguatan diseminasi melalui kanal digital.

Selain itu, informasi publik disajikan lebih aksesibel melalui video edukasi singkat berbahasa isyarat serta layanan informasi berbasis QR Code.

Inisiatif ini merupakan bagian dari Aksi Perubahan yang digagas oleh Yoga Tri Rizki Ananda, S.STP, Kepala Sub Bagian Pengawasan Pemilu dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman. 

Program tersebut menitikberatkan pada optimalisasi keterbukaan informasi publik yang tidak hanya transparan, tetapi juga inklusif, partisipatif, dan berkeadilan.

Kehadiran duta dari kalangan disabilitas menjadi kekuatan utama program ini. Mereka berperan aktif sebagai penyebar informasi, penghubung antara Bawaslu dan masyarakat, serta penggerak kesadaran publik terhadap hak atas informasi dan pengawasan partisipatif Pemilu.

Keberhasilan Program Duta KIP Inklusif turut mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Komisi Informasi Sumatera Barat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta komunitas disabilitas. 

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat layanan keterbukaan informasi publik agar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan publik yang terbuka, inklusif, dan menjangkau semua warga negara, demi mewujudkan demokrasi yang lebih sehat, adil, dan bermartabat. (F)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *