infopariaman.com – Wali Kota Pariaman Yota Balad melakukan kunjungan ke Kementerian Perhubungan Republik Indonesia sebagai langkah jemput bola untuk mengatasi keterbatasan anggaran daerah, Selasa (12/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Yota Balad didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Pariaman Alfian serta Kepala BPKPD Rudy Repenaldi Rilis. Rombongan diterima langsung oleh Staf Ahli Menteri Perhubungan RI, Robby Kurniawan, di ruang kerjanya.

Pertemuan itu membahas sejumlah usulan prioritas Pemerintah Kota Pariaman terkait peningkatan fasilitas transportasi dan keselamatan publik di jalan raya.

Salah satu usulan utama yang disampaikan yakni penambahan armada bus sekolah guna mendukung akses transportasi pelajar, khususnya bagi siswa yang tinggal di wilayah pelosok Kota Pariaman.

Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan saat ini Kota Pariaman telah memiliki sekitar sembilan unit bus sekolah. Namun jumlah tersebut dinilai masih belum mencukupi untuk melayani kebutuhan transportasi para pelajar.

“Kami berharap adanya tambahan bantuan bus sekolah agar akses pendidikan bagi siswa semakin mudah dan pelayanan transportasi pelajar bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Selain pengadaan bus sekolah, Pemerintah Kota Pariaman juga mengusulkan bantuan pemasangan marka jalan nasional serta Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di sejumlah titik strategis.

Menurut Yota Balad, keberadaan fasilitas keselamatan jalan sangat penting untuk menciptakan lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Marka jalan dan APILL sangat dibutuhkan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mengurangi potensi kecelakaan, sekaligus membantu mengurai kemacetan di persimpangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, fasilitas pendukung lalu lintas yang memadai akan membantu pengendara memahami kondisi jalan, menjaga disiplin berkendara, serta meminimalisir risiko kesalahan pengguna jalan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pariaman Alfian berharap proposal yang telah diajukan dapat segera mendapat persetujuan dari Kementerian Perhubungan.

Ia juga berharap usulan tersebut nantinya dapat segera ditindaklanjuti oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) sebagai unit teknis pelaksana di lapangan.

“Kami optimistis dukungan dari pemerintah pusat akan membantu meningkatkan kualitas pelayanan transportasi dan keselamatan masyarakat di Kota Pariaman,” katanya.

Langkah jemput bola yang dilakukan Pemerintah Kota Pariaman tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik di tengah keterbatasan anggaran daerah, khususnya pada sektor transportasi dan keselamatan jalan raya. (*)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *