infopariaman.com – Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) memastikan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Tahun 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif. 

Kepastian itu disampaikan usai melakukan pemantauan langsung ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), Sabtu (27/6/2026).

Berbeda dari biasanya, monitoring kali ini dilakukan melalui kegiatan “Putar Roda”, yakni berkeliling menggunakan sepeda motor bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tim monitoring pemerintah daerah. 

JKA memimpin Tim I didampingi Pelaksana Tugas Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari dengan menyambangi TPS di Kecamatan Batang Anai dan Lubuk Alung.

Pilwana Serentak 2026 digelar di 73 nagari yang tersebar di 16 kecamatan. 

Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman membentuk lima tim monitoring yang diterjunkan ke berbagai wilayah.

Dari hasil pemantauan, JKA menyebut seluruh proses pemungutan suara berlangsung lancar. 

Ketersediaan logistik seperti surat suara, bilik suara, hingga perlengkapan pendukung lainnya dinilai telah dipersiapkan dengan baik oleh panitia penyelenggara.

“Alhamdulillah seluruh sarana dan prasarana tersedia dengan baik. Ini menunjukkan kesiapan panitia dalam menyelenggarakan Pilwana,” ujar JKA.

Selain kesiapan logistik, Bupati juga memastikan situasi keamanan di TPS tetap kondusif. 

Dari sejumlah TPS yang dikunjungi, tidak ditemukan gangguan yang berpotensi menghambat jalannya proses demokrasi.

Ia juga memastikan tidak ada kekurangan surat suara. 

Bahkan, beberapa TPS telah menyiapkan surat suara cadangan sebagai langkah antisipasi apabila dibutuhkan.

Meski tingkat partisipasi pemilih pada pagi hari masih di bawah 50 persen, JKA optimistis jumlah pemilih akan terus bertambah hingga berakhirnya waktu pemungutan suara pada pukul 13.00 WIB.

“Kami berharap masyarakat menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin nagari yang terbaik,” katanya.

Bupati juga mengingatkan panitia agar tetap memberikan pelayanan kepada pemilih yang sedang sakit sesuai mekanisme yang berlaku sehingga seluruh warga tetap dapat menyalurkan hak pilihnya.

Dalam kesempatan tersebut, JKA mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan selama proses Pilwana berlangsung. 

Menurutnya, pesta demokrasi tingkat nagari harus menjadi ajang mempererat kebersamaan, bukan memecah persaudaraan.

“Ini Pilwana Badunsanak. Siapa pun yang menang jangan terlalu jumawa, dan yang kalah harus menerima dengan lapang dada. Setelah pemilihan selesai, kita tetap bersaudara,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari mengatakan hingga proses pemungutan suara berlangsung belum ditemukan adanya gangguan keamanan maupun pelanggaran di TPS.

Menurutnya, aparat gabungan dari Polri, TNI, dan Linmas telah disiagakan di seluruh TPS untuk memastikan jalannya Pilwana tetap aman dan tertib.

“Kami bersama pemerintah daerah terus melakukan pengawasan. Sejauh ini situasi masih aman dan kondusif,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap Pilwana Serentak 2026 dapat melahirkan pemimpin nagari pilihan masyarakat melalui proses demokrasi yang damai, jujur, dan menjunjung tinggi semangat badunsanak. (*)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *