infopariaman.com – Sebuah bengkel motor di Korong Pauah, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, terbakar pada Selasa (6/10/2026) siang. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.

Kasat Pol PP Damkar Kabupaten Padang Pariaman, Rifki Monrizal, mengatakan kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. 

Petugas menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 14.15 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi.

“Laporan warga masuk ke piket sekitar pukul 14.15 WIB. Setelah mendapatkan laporan, petugas bersama dua unit mobil pemadam kebakaran langsung turun ke lokasi kejadian,” ujar Rifki.

Saat petugas tiba, kobaran api telah membesar dan membakar sebagian besar bangunan bengkel. 

Kondisi di dalam bangunan juga membuat proses pemadaman membutuhkan waktu karena terdapat banyak material yang mudah terbakar.

“Pada saat petugas sampai di lokasi, api sudah membesar membakar sebagian besar bengkel tersebut,” jelasnya.

Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga api berhasil dikendalikan. Selain bangunan bengkel, sejumlah barang di dalamnya ikut terbakar, termasuk tiga unit sepeda motor dan satu unit sepeda.

“Tidak ada korban jiwa, namun pemilik bengkel mengalami kerugian mencapai Rp200 juta,” imbuh Rifki.

Petugas sempat menghadapi kendala selama proses pemadaman akibat banyaknya barang mudah terbakar yang berada di dalam bengkel.

“Butuh satu jam untuk pemadaman. Pemadaman sedikit terkendala karena banyaknya barang yang mudah terbakar yang ada di dalam bengkel tersebut,” ujarnya.

Setelah proses pemadaman dan pendinginan dilakukan, situasi di lokasi berhasil dikendalikan. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Rifki mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kejadian kebakaran kepada posko pemadam kebakaran. 

Kecepatan laporan dinilai penting agar petugas dapat segera tiba di lokasi dan mencegah api meluas.

“Mohon diinformasikan segera ke posko kalau ada kejadian kebakaran, agar dampaknya bisa diminimalisasi,” pungkasnya. (*)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *