infopariaman.com – Pemerintah Kota Pariaman mempercepat pembenahan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah sepanjang 2026.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP), sebanyak 31 ruas jalan masuk dalam program perbaikan tahun ini.
Pekerjaan dilakukan secara bertahap mulai Agustus hingga November 2026. Program tersebut diarahkan untuk memperbaiki akses yang dinilai penting bagi aktivitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas dan kegiatan ekonomi.
Salah satu ruas yang telah diperbaiki berada di Kecamatan Pariaman Tengah, yakni jalur dari Simpang Rel Kereta Api Desa Kampung Baru menuju Simpang Masjid Nurul Islam, Kelurahan Jalan Kereta Api.
Ruas jalan sepanjang sekitar 800 meter itu sebelumnya disebut telah hampir 10 tahun tidak mendapatkan perbaikan. Kini, kondisi jalan tersebut telah dibenahi dan kembali diaspal.
Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan perbaikan jalan merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan akses yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, tahun ini ada 31 ruas jalan yang diperbaiki, salah satunya ruas Simpang Rel Kereta Api Desa Kampung Baru sampai dengan Simpang Masjid Nurul Islam Kelurahan Jalan Kereta Api, Kecamatan Pariaman Tengah, dengan panjang lebih kurang 800 meter, yang hampir 10 tahun tidak diperbaiki, hari ini telah kita perbaiki dan diaspal,” ujarnya saat meninjau ruas jalan tersebut.
Menurut Yota, pembenahan jalan diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, tetapi juga memperlancar aktivitas masyarakat dan pergerakan ekonomi di wilayah Kota Pariaman.
Untuk tahun ini, perhatian pemerintah juga diarahkan pada sejumlah akses strategis di kawasan pusat kota, khususnya Kecamatan Pariaman Tengah.
Selain memperbaiki kondisi jalan, langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan serta memperlancar distribusi barang dan aktivitas masyarakat.
Yota menambahkan, ruas jalan yang belum masuk dalam program perbaikan tahun ini tetap menjadi perhatian pemerintah.
Pemko Pariaman akan berupaya mengusulkan dukungan melalui Kementerian untuk penanganan infrastruktur jalan di kecamatan lainnya pada tahun mendatang.
“Setiap perbaikan adalah langkah kecil menuju kenyamanan kita bersama, dan untuk tahun depan, kita juga akan mengupayakan perbaikan infrastruktur jalan ini di tingkat Kementerian untuk kecamatan lainnya yang tahun ini belum dilakukan perbaikan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPRP Kota Pariaman Deki Asar menyebut program peningkatan jalan tersebut didukung anggaran Transfer ke Daerah (TKD).
Total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp30 miliar, yang digunakan untuk mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah.
“Melalui dukungan anggaran TKD sekitar Rp30 miliar, kami berupaya memaksimalkan perbaikan infrastruktur jalan secara menyeluruh demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat sebagai pengguna jalan,” ungkap Deki. (*)
