infopariaman.com – Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), menyampaikan Nota Penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Padang Pariaman Tahun 2024 pada Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Rapat Utama DPRD Padang Pariaman, Kamis (20/3/25).
Sidang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Aprinaldi dan didampingi Wakil Ketua Firman dihadiri oleh seluruh anggota DPRD, unsur Muspida, serta kepala perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati JKA mengungkapkan bahwa meskipun anggaran mengalami penurunan akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, Pemkab Padang Pariaman berhasil mewujudkan kinerja yang efektif dan produktif.
Hal ini terbukti dengan kemajuan signifikan di sektor pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, serta berbagai penghargaan yang diraih dari pemerintah pusat dan provinsi Sumatera Barat.
Bupati juga menjelaskan bahwa penganggaran belanja daerah setiap OPD disusun berdasarkan kebutuhan pemerintahan dan kemampuan pendapatan daerah, dengan mengutamakan prioritas dan plafon anggaran sesuai kewenangan masing-masing OPD.
“APBD setiap tahun mencakup rencana pendapatan dan belanja yang diperlukan daerah,” kata JKA.
Terkait dengan realisasi anggaran, Bupati menyampaikan bahwa pada tahun 2024, anggaran pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp1,475 triliun, dengan realisasi mencapai Rp1,427 triliun atau 96,71% dari target.
Sementara untuk pendapatan asli daerah (PAD), target sebesar Rp158,7 miliar tercapai 91,18%. Selain itu, pendapatan transfer dan belanja daerah juga mengalami pencapaian yang signifikan.
Dalam hal belanja daerah, JKA memaparkan bahwa belanja operasi dan belanja modal memiliki realisasi yang hampir mencapai 94%, dengan belanja infrastruktur mencapai Rp96,48 miliar yang difokuskan pada pembangunan jalan, jembatan, dan irigasi di berbagai wilayah Padang Pariaman.
Pembangunan jalan dan rehabilitasi jalan sepanjang 60,61 km dengan anggaran Rp80,19 miliar menjadi salah satu prioritas utama.
Bupati juga menyoroti kinerja makro daerah yang menunjukkan peningkatan, seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang naik dari 74,54 pada 2023 menjadi 74,90 pada 2024, serta penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.
Pada kesempatan itu, Bupati juga memaparkan berbagai prestasi yang telah diraih oleh Padang Pariaman, antara lain penghargaan SAKIP Award tingkat nasional, penghargaan sebagai kabupaten pengendali inflasi terbaik, dan penghargaan tingkat nasional lainnya.
“Dengan berbagai pencapaian ini, kami berharap kerjasama yang baik dengan DPRD dan masyarakat dapat terus terjalin untuk mendorong kemajuan pembangunan di Padang Pariaman ke depan,” harap Bupati JKA. (F)
