infopariaman.com – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat di bulan suci Ramadan, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis menyerahkan bantuan zakat melalui program Ramadhan Berkah 1446 Hijriah.
Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Raya IKK Padang Pariaman, Kamis (14/03/25).
Pada kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Ajo ini menyerahkan bantuan kepada lebih dari 811 orang penerima manfaat dari berbagai unsur masyarakat, seperti Imam, Khatib, Gharim, Bilal, serta guru mengaji dari TPA, TPSQ dan MDTA se-Kabupaten Padang Pariaman.
Total bantuan yang disalurkan pada kegiatan ini mencapai Rp405.500.000.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi semua penerima, dan digunakan dengan sebaik-baiknya,” ujar John Kenedy Azis.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk perantau dan pejabat negara, untuk aktif berpartisipasi dalam pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
“Dukungan dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan umat,” tambahnya.
Ia turut mengapresiasi kinerja Baznas Padang Pariaman yang dinilai cepat tanggap dalam merespons berbagai kebutuhan masyarakat.
Salah satunya terlihat saat musibah kebakaran di Nagari Kudu Gantiang, di mana Baznas bersama OPD turut serta meringankan beban korban.
Harapannya, Baznas Padang Pariaman terus meningkatkan kinerjanya melalui komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak.
“Semakin besar pengumpulan zakat tentu akan semakin banyak pula program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dilakukan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Padang Pariaman, Rahmat Tuangku Sulaiman, dalam laporannya menyampaikan pentingnya peran tokoh agama, guru pesantren, dan imam dalam mengatasi persoalan sosial di masyarakat.
“Melalui tokoh agama dan guru mengaji, kita akan membasmi buta huruf Al-Qur’an,” harapnya.
Ia juga melaporkan bahwa dalam program Ramadhan Berkah tahun ini, Baznas Padang Pariaman telah menyalurkan bantuan sebesar kurang lebih Rp2.025.400.000 kepada 8.723 penerima manfaat.
Mereka berasal dari berbagai lapisan masyarakat, seperti pimpinan dan guru pondok pesantren, imam, khatib, gharim, bilal, guru mengaji, pengasuh dan anak panti asuhan, tenaga honorer, OPD, wartawan, veteran, serta penerima zakat fitrah sebanyak 100 orang per kecamatan. (F)
