infopariaman.com – Wali Kota Pariaman, Yota Balad menghadiri acara Kajian Kisah Inspiratif yang menghadirkan artis legendaris Hj. Bunda Dewi Yull sebagai bintang tamu sekaligus pembicara di Aula Balaikota Pariaman, Jumat (16/5/2025).
Acara yang bertema “Kepedulian terhadap Disabilitas dan Penggalangan Dana untuk Pembangunan Pesantren Tunanetra Indonesia serta Bantuan Kemanusiaan bagi Palestina” ini juga menghadirkan Ustadzah Rizki Amelian, Ketua Yayasan IKPAH Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Ketua TP-PKK Kota Pariaman Yosneli Balad, Ketua GOW Dina Mulyadi, pimpinan OPD, ASN, serta para guru dan kepala sekolah dari jenjang TK hingga SMA/SMK/MA se-Kota Pariaman.
Dalam sambutannya, Yota Balad menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang diprakarsai oleh Yayasan Ikatan Instruktur Pengajar Al-Qur’an dan Hadits (IKPAH) Indonesia.
Menurutnya, acara ini sejalan dengan program unggulan Kota Pariaman yakni Pariaman RISALAH (Pariaman Beriman, Saleh, dan Berakhlak) yang menjadi bagian dari visi “Terwujudnya Pariaman Kota Wisata yang Maju, Kreatif, Berbasis Agama dan Berbudaya”.
Ia menyebut kehadiran Dewi Yull sebagai suatu keberkahan. Sosok artis yang dikenal luas sejak tahun 1980-an itu telah menunjukkan keteladanan luar biasa dalam menjalani hidup, terutama sebagai ibu dari dua anak istimewa.
Yota menyebut kisah hidup Dewi Yull sangat menyentuh dan menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam menerima takdir dengan sabar dan syukur.
“Ini bukan hanya cerita perjuangan, tapi juga keteladanan dalam menerima takdir dan bersyukur. Saya yakin tidak semua orang mampu menjalani ujian seberat itu,” ujar Yota dengan haru.
Sementara itu, Dewi Yull dalam kisah inspirasinya menceritakan bagaimana Allah menitipkan dua anak dengan kebutuhan khusus yang justru membawa berkah dan makna dalam kehidupannya.
Ia menekankan pentingnya memberikan perhatian, kasih sayang, dan dukungan pendidikan kepada anak-anak dengan disabilitas agar mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan bahagia.
“Jangan sia-siakan titipan Allah, karena apa yang Allah berikan pasti mengandung hikmah,” pesannya.
Acara ditutup dengan ajakan Dewi Yull agar semua peserta bersyukur atas setiap perjalanan hidup yang telah digariskan oleh Allah.
“Tidak ada kesabaran yang sempurna, tidak ada keikhlasan yang sempurna. Tapi saya yakin, takdir Allah itu selalu baik,” pungkasnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penggalangan dana, tetapi juga menjadi momen refleksi spiritual dan penguatan nilai-nilai keimanan bagi seluruh peserta yang hadir. (F)
