infopariaman.com – Kepolisian Resor Padang Pariaman masih melakukan proses identifikasi terhadap potongan tubuh manusia yang ditemukan di tiga lokasi berbeda di sepanjang aliran Sungai Batang Anai.
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir menyampaikan, pihaknya belum dapat memastikan identitas maupun jenis kelamin korban.
Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk memastikan berbagai informasi penting terkait penemuan tersebut.
“Untuk identitas dan jenis kelamin belum bisa kita pastikan. Kita masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Padang,” kata AKBP Ahmad Faisol Amir kepada awak media, Rabu (18/6).
Sebelumnya, potongan kepala manusia yang menggegerkan warga ditemukan oleh seorang nelayan di muara dekat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Koto Tangah, Kota Padang, saat hendak melaut.
Temuan ini kemudian segera dilaporkan ke pihak kepolisian dan telah dievakuasi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres mengungkapkan bahwa sejauh ini telah ditemukan tiga potongan tubuh di lokasi berbeda sejak hari sebelumnya.
Meskipun dugaan awal mengarah bahwa potongan kepala tersebut merupakan bagian dari tubuh manusia yang ditemukan sebelumnya di Sungai Batang Anai, namun kepastian mengenai hal itu masih menunggu hasil uji forensik.
“Kita belum bisa pastikan apakah ketiga potongan tubuh ini berasal dari satu orang yang sama. Kita masih menunggu hasil autopsi dan pengembangan penyelidikan,” jelasnya.
Koordinasi juga telah dilakukan dengan kepolisian setempat di Kota Padang, mengingat lokasi penemuan potongan kepala berada di wilayah hukum yang berbeda.
AKBP Ahmad Faisol menegaskan bahwa penyelidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap kasus ini, sembari menunggu hasil laboratorium forensik yang diharapkan bisa memberikan titik terang atas identitas korban dan penyebab kematiannya. (F)
