infopariaman.com – Rombongan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Pusat bersama IAD wilayah se-Indonesia menyalurkan bantuan bagi korban bencana yang tinggal di Hunian Sementara (Huntara) Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (12/02/2026).

Kedatangan rombongan disambut oleh Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, bersama jajaran pemerintah daerah. 

Turut hadir Kasat Pol PP, Kepala BPBD Padang Pariaman, Kepala Dinas Sosial P3A, Camat dan Wali Nagari 2×11 Kayu Tanam, serta 34 kepala keluarga yang saat ini menempati huntara tersebut. Hadir pula Kepala Kejaksaan Negeri Pariaman, Anggia Yusran, beserta jajaran.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Mukhlis, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian IAD terhadap masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah daerah di Sumatera Barat.

Ia menyebutkan, sebelumnya bantuan serupa juga telah disalurkan di beberapa daerah lain, seperti Tanah Datar, Agam, Padang Panjang, dan Padang.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 50 paket bantuan berupa sembako dan kebutuhan bahan pokok diserahkan kepada warga yang terdampak bencana. 

Bantuan tersebut merupakan donasi dari anggota IAD se-Indonesia sebagai bentuk solidaritas dan empati kepada masyarakat yang tengah menjalani masa pemulihan pascabencana.

Wakil Bupati Rahmat Hidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh IAD bersama jajaran Kejaksaan Republik Indonesia kepada masyarakat Padang Pariaman.

Menurutnya, kehadiran rombongan tersebut membawa semangat dan harapan bagi warga yang saat ini masih tinggal di hunian sementara.

Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah mengajukan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana. Saat ini, proses tersebut masih berada pada tahap administrasi serta penyiapan lahan.

Selain itu, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana, untuk memastikan bantuan bagi warga terdampak dapat tersalurkan dengan baik, baik bagi rumah yang mengalami kerusakan ringan, sedang, maupun berat.

Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, institusi penegak hukum, serta organisasi kemasyarakatan dalam memperkuat solidaritas sosial dan mempercepat pemulihan pascabencana di Kabupaten Padang Pariaman. 

Dukungan berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat terwujudnya hunian tetap yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat terdampak. (*)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *