infopariaman.com – Rombongan Dewan Pertahanan Nasional Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (10/02/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana yang terjadi pada November hingga Desember 2025 lalu.
Rombongan tiba di Bandara Internasional Minangkabau dan disambut langsung oleh Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta asisten di lingkungan pemerintah daerah.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Deputi Bidang Geoekonomi DPN RI, Yayat Ruhiat, Sekretaris DPN RI Roedi, serta Tenaga Ahli Muda Deputi Bidang Geoekonomi, Moundri.
Setibanya di Padang Pariaman, rombongan langsung meninjau dua sekolah yang terdampak bencana, yakni SD Negeri 17 Batang Anai dan SD Negeri 05 Batang Anai.
Kedua sekolah tersebut mengalami kerusakan pada sejumlah sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar-mengajar akibat bencana.
Dalam kesempatan itu, Yayat Ruhiat menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memastikan proses belajar-mengajar tetap berjalan dengan baik di sekolah yang terdampak, sekaligus menyampaikan dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan pemulihan daerah.
Sebagai bentuk kepedulian, DPN RI juga menyalurkan bantuan sarana pendidikan. Di SD Negeri 17 Batang Anai diserahkan 40 paket bangku dan meja belajar, tiga unit pintu kelas, cat untuk ruang belajar, serta bingkisan bagi guru dan siswa.
Sementara di SD Negeri 05 Batang Anai, bantuan berupa 60 set bangku dan meja belajar serta paket bingkisan untuk siswa dan guru.
Wakil Bupati Rahmat Hidayat menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan pemerintah pusat melalui DPN RI. Ia berharap bantuan tersebut dapat mempercepat proses pemulihan, khususnya pada sektor pendidikan.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah melakukan pendataan serta mengusulkan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).
Salah satu rencana yang diajukan adalah relokasi SD Negeri 05 Batang Anai ke lokasi yang lebih aman guna menghindari potensi multi bencana di masa mendatang.
Usai meninjau kedua sekolah tersebut, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi hunian sementara masyarakat terdampak bencana di Talao Mundam, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, untuk melihat secara langsung kondisi warga serta proses pemulihan yang tengah dilakukan.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus terjalin agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi, serta pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana dapat berjalan lebih cepat. (*)
