infopariaman.com – Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat memimpin Tim II monitoring pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Tahun 2026 dengan meninjau langsung sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di tiga kecamatan, Sabtu (27/6/2026).
Sebelum turun ke lapangan, Rahmat Hidayat bersama unsur Forkopimda, kepala OPD, dan tim monitoring mengikuti apel gabungan di Pendopo Bupati Padang Pariaman sebagai tanda dimulainya pemantauan Pilwana serentak di seluruh wilayah kabupaten.
Usai apel, Tim II yang dipimpin Wakil Bupati didampingi Dandim 0308/Pariaman Letkol Inf. Muhammad Nurman Setiaji berkeliling menggunakan sepeda motor untuk memantau pelaksanaan pemungutan suara di Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Nan Sabaris, dan Ulakan Tapakis.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyambangi sejumlah TPS sekaligus berdialog dengan panitia penyelenggara, aparat keamanan, serta masyarakat guna memastikan seluruh tahapan pemungutan suara berjalan sesuai ketentuan.
Di Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, tim meninjau TPS di Nagari Toboh Gadang Selatan, Toboh Gadang Barat, dan Toboh Gadang Timur.
Sementara di Kecamatan Nan Sabaris, monitoring dilakukan di sejumlah nagari, di antaranya Sunua Tengah, Sunua Barat, Kapalo Koto, Pauh Kambar, Padang Bintungan, Kurai Taji, hingga Kurai Taji Timur.
Pemantauan kemudian dilanjutkan ke Kecamatan Ulakan Tapakis dengan mengunjungi Nagari Tapakih, Padang Toboh Ulakan, Sungai Gimba Ulakan, Seulayat Ulakan, Manggopoh Palak Gadang Ulakan, Sandi Ulakan, dan Kampuang Galapuang Ulakan.
Dari hasil monitoring, Rahmat Hidayat menilai pelaksanaan Pilwana Serentak 2026 secara umum berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
*”Alhamdulillah kami bersama Dandim, jajaran pemerintah daerah, Satpol PP, DPMD, dan unsur terkait meninjau langsung pelaksanaan Pilwana. Secara umum seluruh tahapan berjalan lancar, aman, dan kondusif,”* ujarnya.
Meski demikian, Rahmat mengakui masih terdapat beberapa catatan di lapangan yang akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan Pilwana pada masa mendatang agar semakin baik.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan setelah proses pemungutan suara selesai.
Menurutnya, Pilwana harus menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan, bukan menimbulkan perpecahan.
“Kita mengusung semangat Pilwana Badunsanak. Siapa pun yang nantinya terpilih sebagai wali nagari harus kita dukung bersama demi kemajuan nagari dan Kabupaten Padang Pariaman,” tegasnya.
Rahmat turut menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, aparat TNI-Polri, pemerintah nagari, pengawas, serta seluruh masyarakat yang telah berperan menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan Pilwana.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap seluruh tahapan Pilwana Serentak 2026, mulai dari proses pemungutan hingga penetapan hasil, berjalan lancar sehingga menghasilkan pemimpin nagari yang amanah serta mampu membawa kemajuan bagi masyarakat. (*)
