infopariaman.com – Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), menemui Menteri Haji dan Umrah RI, KH Mochamad Irfan Yusuf, di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta, Senin (29/6/2026). 

Pertemuan tersebut difokuskan pada upaya percepatan penyelesaian pembangunan Embarkasi Haji Sumatera Barat yang berlokasi di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Dalam audiensi itu, JKA menyerahkan proposal pengembangan Embarkasi Haji Sumatera Barat sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mendorong peningkatan pelayanan bagi calon jemaah haji, tidak hanya dari Sumatera Barat, tetapi juga dari provinsi tetangga.

Bupati menjelaskan, lokasi embarkasi yang berada sekitar 2,5 kilometer dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjadi salah satu keunggulan utama. 

Menurutnya, posisi tersebut jauh lebih strategis dibanding embarkasi yang saat ini digunakan sehingga dapat mendukung kelancaran proses keberangkatan maupun kepulangan jemaah.

*”Kami berkomitmen mendukung penuh penyelesaian pembangunan Asrama Haji ini. Keberadaan embarkasi yang representatif akan meningkatkan kualitas pelayanan jemaah sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat,”* ujar JKA.

Ia mengungkapkan, asrama haji yang saat ini dimanfaatkan memiliki luas sekitar tiga hektare dan berjarak sekitar 25 kilometer dari BIM. 

Sementara pembangunan embarkasi di Batang Anai telah disiapkan di atas lahan seluas 10 hektare sehingga dinilai lebih ideal untuk dikembangkan menjadi kawasan embarkasi haji yang modern dan terintegrasi.

Selain melayani jemaah asal Sumatera Barat, keberadaan embarkasi tersebut juga diproyeksikan dapat melayani calon jemaah dari Provinsi Jambi dan Bengkulu. 

Dengan terus meningkatnya jumlah calon jemaah haji setiap tahun serta panjangnya daftar tunggu keberangkatan, penyelesaian pembangunan embarkasi dinilai menjadi kebutuhan yang mendesak.

Dalam proposal yang diserahkan kepada Menteri Haji dan Umrah, Pemkab Padang Pariaman mengusulkan dukungan anggaran sebesar Rp250 miliar pada tahun 2026 guna mempercepat penyelesaian pembangunan kawasan embarkasi.

Tak hanya berfungsi sebagai tempat transit jemaah, kawasan Asrama Haji Batang Anai juga dirancang menjadi pusat pelayanan haji, pendidikan dan pelatihan, pengembangan kegiatan keislaman, hingga pusat pemberdayaan umat yang diharapkan memberi dampak positif terhadap sektor sosial, pendidikan, ekonomi, dan keagamaan di Sumatera Barat.

Audiensi tersebut menjadi langkah lanjutan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam memperjuangkan penyelesaian pembangunan Embarkasi Haji Sumatera Barat, sekaligus memperkuat peran daerah sebagai pusat pelayanan haji di wilayah barat Indonesia. (*)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *