infopariaman.com – Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Kota Pariaman terus didorong melalui penguatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). 

Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Pengembangan Desa Wisata yang digelar di Desa Taluak, Kota Pariaman, Jumat (4/8).

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi bersama jajaran, Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Sumbar Doni Hendra, serta Anggota DPRD Sumbar Muhammad Yasin.

Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari dukungan melalui Pokok Pikiran (Pokir) Muhammad Yasin untuk meningkatkan kemampuan masyarakat, khususnya Pokdarwis, dalam mengelola dan mengembangkan potensi wisata di daerah.

Dalam kegiatan itu, Pokdarwis juga mendapat bantuan berupa tenda camping beserta sejumlah sarana pendukung untuk menunjang aktivitas wisata.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan DPRD Sumbar terhadap pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Pokdarwis memiliki peran penting sebagai penggerak utama dalam mengembangkan potensi wisata di tingkat desa.

“Pokdarwis harus terus bergerak dan berinovasi. Untuk itu, perlu dilakukan pembaruan kepengurusan agar organisasi tetap aktif dan program pengembangan desa wisata dapat berjalan berkelanjutan,” ujar Ferialdi.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menciptakan berbagai aktivitas maupun paket wisata yang mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.

Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Sumbar, Doni Hendra, mengatakan dukungan tersebut diharapkan menjadi pemicu bagi Pokdarwis untuk semakin kreatif dalam menggali potensi lokal.

Ia mendorong setiap kelompok wisata memanfaatkan kekayaan alam, produk masyarakat serta daya tarik lokal sebagai bagian dari paket wisata yang memiliki nilai jual.

“Fasilitas yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menyusun dan mengembangkan paket wisata yang menarik,” katanya.

Anggota DPRD Sumbar, Muhammad Yasin, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan untuk meningkatkan kesiapan masyarakat dalam mengelola destinasi wisata secara mandiri.

Ia berharap pengelolaan wisata yang semakin baik dapat memberikan pengalaman positif kepada wisatawan sehingga memiliki keinginan untuk kembali berkunjung.

Dalam kegiatan tersebut, tokoh penggerak lingkungan dan ekowisata dari Desa Wisata Nyarai, Lubuk Alung, Ritno Kurniawan, juga hadir sebagai narasumber. 

Ia berbagi pengalaman terkait pengelolaan Pokdarwis, pelestarian lingkungan dan pengembangan ekowisata berbasis masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Pokdarwis di Kota Pariaman diharapkan tidak hanya semakin kuat secara kelembagaan, tetapi juga mampu melahirkan inovasi dan paket wisata yang mengangkat potensi masing-masing desa.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, legislatif dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat sektor pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Kota Pariaman. (*)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *