infopariaman.com – Petenis muda asal Pariaman, M. Gibran Athalla Harvi, menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Junior TDP IMTC PTPN IV 2026 dan TDP IMTC Nassau PTPN IV 2026 di Pekanbaru.
Atlet binaan GTA Pariaman tersebut berhasil membawa pulang empat medali dari dua seri pertandingan yang berlangsung di Lapangan Tenis PTPN IV Regional 3 Pekanbaru, 22–30 Agustus 2026.
Pada seri pertama Kejurnas Tenis Junior TDP IMTC PTPN IV 2026, Gibran berhasil meraih dua medali perak. Masing-masing dari nomor tunggal KU 10 putra dan ganda KU 10 putra, saat berpasangan dengan Rasyid Athanino Sakti dari Bluetown Payakumbuh.
Prestasi tersebut kemudian meningkat pada seri kedua. Gibran sukses merebut dua medali emas, masing-masing pada nomor tunggal KU 10 putra dan ganda KU 10 putra. Di nomor ganda, Gibran berpasangan dengan Fatih Chico Barraq dari Pelti Pesisir Selatan.
Hasil tersebut menjadi catatan positif bagi Gibran setelah sebelumnya juga mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan pada seri pertama.
Direktur Irawati Moerid Tennis Competition (IMTC), Irawati Moerid, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran pelaksanaan dua seri kejurnas tersebut.
Secara keseluruhan, sekitar 300 peserta ambil bagian dalam dua seri TDP dan nomor colour ball.
Kualitas pertandingan juga dinilai cukup tinggi karena sejumlah pemain yang memperkuat tim nasional turut ambil bagian.
Beberapa di antaranya yakni Al Zauki Zio Asmara yang menempati peringkat pertama nasional KU 12 putra, Ahmad Zulfan Dwi Sadewa dari timnas KU 14 putra, Syawal Noor Kaluku peringkat lima nasional KU 16 putra, serta Marshella Feodora Christine peringkat lima nasional KU 14 putri.
Kehadiran para pemain papan atas tersebut membuat persaingan berlangsung ketat sejak babak awal sekaligus menjadi tolok ukur tingginya kualitas turnamen IMTC PTPN IV Regional 3 dan IMTC Nassau PTPN IV tahun ini.
Orang tua Gibran, Devi Novia Afrima, mengaku bersyukur sekaligus bangga atas pencapaian putranya.
Menurutnya, pada seri pertama Gibran berhasil meraih posisi kedua di nomor tunggal dan ganda KU 10 putra. Sementara pada seri kedua, Gibran mampu memperbaiki hasil dengan keluar sebagai juara pertama di kedua nomor tersebut.
Meski bangga dengan prestasi yang diraih, Novi berharap ada perhatian dan dukungan lebih besar dari pemerintah maupun organisasi tenis daerah terhadap atlet-atlet muda berbakat.
“Setiap kali mengikuti turnamen di luar daerah, kami menanggung biaya akomodasi dan transportasi sendiri. Kami berharap dukungan pengurus PELTI bagi atlet-atlet berbakat,” ujarnya.
Menurut Devi Novia, dukungan tersebut penting agar atlet muda seperti Gibran dapat terus mengikuti berbagai kejuaraan dan memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan hingga ke tingkat yang lebih tinggi. (*)
