infopariaman.com – Pemerintah Kota Pariaman memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan lomba kolase tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Pariaman yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Pariaman di GOR Rajo Bujang, Karan Aur, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bunda PAUD Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad, dan diikuti ratusan anak TK dari berbagai sekolah di Kota Pariaman. 

Suasana lomba berlangsung meriah dengan penuh antusiasme dari para peserta, guru, serta orang tua yang turut hadir memberikan dukungan.

Dalam sambutannya, Ny. Yosneli Balad menilai kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini, khususnya dalam melatih kreativitas dan kemampuan motorik anak.

Menurutnya, usia TK merupakan masa emas perkembangan anak sehingga perlu diberikan stimulasi positif melalui kegiatan edukatif dan kreatif.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak dapat belajar melatih konsentrasi, imajinasi, serta keterampilan motorik halus mereka sejak dini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya membatasi penggunaan gadget pada anak-anak karena dinilai dapat berdampak buruk terhadap perkembangan mereka apabila digunakan secara berlebihan.

Karena itu, ia berharap anak-anak lebih banyak terlibat dalam aktivitas bermain, berkarya, dan bersosialisasi bersama teman-temannya dibanding terlalu lama menggunakan telepon genggam.

“Biarkan anak-anak bermain dan berinteraksi langsung dengan teman-temannya. Aktivitas kreatif seperti ini jauh lebih bermanfaat untuk perkembangan mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, mengatakan bahwa lomba kolase tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah ekspresi dan pembelajaran bagi anak-anak di tengah perkembangan era digital saat ini.

Ia menyebut kegiatan seni seperti kolase mampu membantu anak mengenal warna, tekstur, melatih kesabaran, serta meningkatkan rasa percaya diri.

“Kita ingin anak-anak tetap dekat dengan kegiatan kreatif dan seni, sehingga mereka belajar berani tampil, bersosialisasi, dan menghargai proses,” katanya.

Keseruan tampak terlihat selama perlombaan berlangsung. Para peserta dengan penuh semangat menempel berbagai potongan bahan untuk membentuk gambar sesuai kreativitas masing-masing. 

Beberapa karya bahkan menampilkan perpaduan warna dan teknik penempelan yang cukup detail.

Pemerintah Kota Pariaman berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, organisasi profesi, dan orang tua demi menciptakan generasi muda yang kreatif, cerdas, dan berkarakter.

“Yang paling penting bukan soal menang atau kalah, tetapi keberanian anak untuk mencoba, berkarya, dan belajar dengan bahagia,” tutupnya. (*)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *