infopariaman.com – Pemerintah Kota Pariaman mulai mematangkan langkah untuk menghadapi ajang Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026. 

Melalui Rapat Teknis IGA yang digelar di Aula Balaikota Pariaman, Senin (25/5/2026), Pemko menargetkan peningkatan prestasi sekaligus mengembalikan posisi Kota Pariaman ke jajaran daerah paling inovatif di Indonesia.

Rapat tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, dan dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah serta unsur terkait yang terlibat dalam pengembangan inovasi daerah.

Dalam arahannya, Yota Balad mengungkapkan bahwa Kota Pariaman memiliki catatan prestasi yang cukup membanggakan pada ajang IGA. 

Selama beberapa tahun terakhir, Kota Pariaman berhasil meraih penghargaan sebagai daerah inovatif tingkat nasional.

Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus melahirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Pariaman pernah beberapa kali meraih penghargaan IGA dan masuk dalam kategori Kota Sangat Inovatif. Prestasi itu harus kita pertahankan bahkan ditingkatkan kembali,” ujar Yota Balad.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi IGA tahun 2025, Kota Pariaman mengajukan sebanyak 94 inovasi dan berhasil menempati kategori “Inovatif” dengan peringkat ke-32 secara nasional. 

Hasil tersebut dinilai menjadi modal sekaligus tantangan untuk meraih posisi yang lebih baik pada tahun mendatang.

Untuk mewujudkan target tersebut, Yota menginstruksikan seluruh OPD agar lebih aktif menciptakan dan mendokumentasikan inovasi yang telah diterapkan dalam pelayanan pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat.

Setiap perangkat daerah diminta mengajukan sedikitnya 10 inovasi, sementara Unit Pelaksana Teknis (UPT) ditargetkan menyumbangkan minimal lima inovasi yang telah dijalankan sepanjang tahun 2025.

Selain jumlah inovasi, ia juga menekankan pentingnya kualitas dan tingkat kematangan inovasi agar mampu memperoleh nilai maksimal dalam proses penilaian nasional.

“Bukan hanya banyaknya inovasi yang kita kejar, tetapi bagaimana inovasi itu benar-benar bermanfaat, berjalan efektif, dan memiliki nilai tinggi dalam penilaian,” katanya.

Rapat teknis tersebut menjadi langkah awal dalam rangkaian persiapan menghadapi IGA 2026. 

Pemerintah Kota Pariaman optimistis dengan persiapan yang lebih matang, gerakan inovasi di seluruh perangkat daerah dapat semakin berkembang dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

Melalui penguatan budaya inovasi tersebut, Pemko Pariaman berharap dapat kembali meraih predikat Kota Sangat Inovatif sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (*)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *