infopariaman.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat mencatat peningkatan produksi jagung yang signifikan pada tahun 2024. Total produksi mencapai 1.021,8 ton, meningkat 137,8 ton dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar 884 ton.
“Alhamdulillah, produksi jagung pada 2024 meningkat dari tahun sebelumnya,” kata Plt. Sekretaris Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP) Kota Pariaman, Marini Jamal, melalui Kabid Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan DPPP Kota Pariaman, Marlina Sepa, Sabtu (3/5).
Peningkatan produksi ini merupakan hasil dari upaya Pemkot Pariaman dalam membantu petani, meskipun dukungan berupa benih dan pupuk masih terbatas karena keterbatasan anggaran.
Jagung di Pariaman umumnya ditanam di lahan kering yang bersanding dengan tanaman lain seperti pohon kelapa.
Hal ini sejalan dengan arahan Kementerian Pertanian RI yang menyarankan agar tidak menggunakan lahan persawahan sebagai lokasi tanam jagung demi menjaga keseimbangan produksi padi.
“Pemkot Pariaman akan terus berupaya meningkatkan produksi jagung untuk mendukung program nasional swasembada pangan,” tambah Marlina.
Produksi jagung terbesar tercatat berasal dari Kecamatan Pariaman Timur dengan 427,8 ton, disusul Pariaman Selatan 264 ton, Pariaman Utara 252 ton, dan Pariaman Tengah 78 ton.
Puncak produksi terjadi pada bulan November dengan total 210 ton, diikuti oleh April 141 ton dan Oktober 123 ton.
Marlina berharap peningkatan ini bisa memotivasi petani untuk terus mengembangkan budidaya jagung, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani. (A/F)
