infopariaman.com – Bundo Kanduang se-Kota Pariaman menggelar kegiatan “Marandang” Peduli Bencana Sumatera Barat yang berlangsung di halaman Rumah Tabuik Subarang, Desa Cimparuah, Kecamatan Pariaman Tengah, Senin (5/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial melalui pelestarian tradisi budaya Minangkabau.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bundo Kanduang Kota Pariaman atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai, aksi marandang ini membuktikan bahwa nilai-nilai budaya dapat menjadi sarana nyata untuk membantu sesama.
Menurutnya, kepedulian sosial tidak hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan materi, tetapi juga melalui kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Melalui tradisi marandang, masyarakat diajak untuk berbagi dan meringankan beban saudara-saudara yang membutuhkan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan sandang dan pangan.
Yota Balad menambahkan, rendang yang dimasak dalam kegiatan ini akan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana di Kota Pariaman serta sejumlah wilayah di Sumatera Barat.
Selain itu, ia juga mengajak Bundo Kanduang untuk terus berperan aktif dalam memberikan edukasi serta informasi positif kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia berharap peran Bundo Kanduang dapat membantu membentuk karakter generasi muda yang beradab, beretika, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi di masa mendatang.
Sementara itu, Penasehat Bundo Kanduang Kota Pariaman, Yosnely Balad, menyampaikan bahwa sebanyak 40 kilogram rendang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana, baik di Kota Pariaman maupun wilayah Sumatera Barat secara umum.
Ia menuturkan, rendang yang dihasilkan dari kegiatan marandang ini memiliki makna penting bagi masyarakat penerima bantuan. Ke depan, pihaknya berharap semakin banyak kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga Kota Pariaman.
Yosnely Balad juga menegaskan bahwa kegiatan marandang Peduli Bencana Sumbar ini merupakan bentuk empati dan kepedulian Bundo Kanduang se-Kota Pariaman terhadap korban bencana.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus Bundo Kanduang yang telah menunjukkan perhatian serta solidaritas bagi masyarakat terdampak bencana, baik di tingkat kota, kecamatan, desa, maupun kelurahan. (*)
