infopariaman.com – Pemerintah Kota Pariaman melepas enam atlet panahan berkuda dari Komunitas Pariaman Archery Equestrian (Paraquest) untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Go to PON Junior 2026 di Bogor, Jawa Barat. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17–20 September 2026.
Pelepasan kontingen dilaksanakan di halaman Balai Kota Pariaman, Selasa sore (15/9/2026). Kegiatan ini turut dihadiri orang tua, guru, serta pelatih yang memberikan dukungan dan motivasi kepada para atlet sebelum bertanding di tingkat nasional.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan kesungguhan para atlet yang akan membawa nama daerah dalam kompetisi tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan kontingen, mulai dari atlet, joki, pemilik kuda, hingga panitia.
“Saya sangat bangga sekali dan mengapresiasi kegigihan dan usaha yang telah dilakukan oleh para atlet untuk mengikuti Kejurnas ini. Terima kasih kepada seluruh jajaran kontingen, mulai dari para atlet, joki, pemilik kuda, hingga panitia yang telah mempersiapkan diri dengan matang untuk mengharumkan nama Kota Pariaman,” ujar Yota Balad.
Menurut Yota, panahan berkuda memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai salah satu daya tarik sport tourism di Kota Pariaman. Olahraga ini tidak hanya menuntut ketepatan dan keterampilan atlet dalam memanah, tetapi juga memadukan kemampuan berkuda, kekuatan, serta keindahan gerakan.
Ia berharap para atlet Paraquest mampu memberikan penampilan terbaik dan menembus 10 besar dalam Kejurnas tersebut. Yota juga berpesan agar seluruh atlet menjaga kekompakan tim, menjunjung tinggi sportivitas, serta memperhatikan kondisi kesehatan selama mengikuti pertandingan.
“Jangan lupa untuk terus menjaga kesehatan, tetap berlatih dan berikhtiar serta raih prestasi secara sportif. Kami pemerintah sangat mendukung kemajuan olahraga panahan berkuda di Kota Pariaman yang sudah mempunyai prestasi yang luar biasa sekali menurut kami. Selamat bertanding dan jaga nama baik Kota Pariaman,” tuturnya.
Dukungan pemerintah daerah tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk terus berkembang dan meraih prestasi di tingkat nasional, sekaligus memperkuat eksistensi olahraga panahan berkuda di Kota Pariaman.
Sementara itu, Pelatih Paraquest, Edo, menjelaskan bahwa Kejurnas Go to PON merupakan tahapan penting bagi atlet yang ingin melangkah ke Pekan Olahraga Nasional (PON), sebagai ajang kompetisi olahraga terbesar di Indonesia.
Ia menerangkan, para atlet harus mengikuti tiga kali Kejurnas sebagai salah satu persyaratan untuk melaju ke PON. Hingga saat ini, kontingen Paraquest telah mengikuti dua kali Kejurnas dan kini bersiap menghadapi kejuaraan berikutnya.
“Untuk mengikuti PON kita harus melewati tiga Kejurnas dahulu baru bisa ikut kejuaraan tersebut. Alhamdulillah kami sudah dua kali mengikuti Kejurnas tersebut dan atlet kami sudah siap dengan semua itu. Mudah-mudahan kita bisa raih podium dan kita optimis mereka berhasil nantinya meraih prestasi untuk menuju PON mendatang,” ungkap Edo.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, kontingen Paraquest optimistis dapat bersaing dan meraih hasil membanggakan di Bogor. Keikutsertaan enam atlet tersebut juga menjadi bagian dari upaya Kota Pariaman dalam mendorong perkembangan olahraga panahan berkuda serta membuka peluang bagi atlet daerah untuk berprestasi di ajang nasional hingga PON. (*)
