infopariaman.com – Kabupaten Padang Pariaman menutup gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 dengan prestasi membanggakan. Berada di peringkat ketiga, Padang Pariaman berhasil mengoleksi 261 medali, terdiri atas 77 emas, 83 perak, dan 101 perunggu.

Porprov XVI Sumbar resmi ditutup Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy di Stadion Utama Sumbar, Lubuk Alung, Rabu (14/10/2026). Padang Pariaman juga mendapat kehormatan sebagai salah satu tuan rumah cabang olahraga sekaligus lokasi penutupan ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis hadir bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat, unsur Forkopimda, jajaran kepala perangkat daerah, serta pengurus KONI Padang Pariaman.

John Kenedy Azis mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Porprov. Ia menilai capaian para atlet harus menjadi motivasi untuk meningkatkan pembinaan dan meraih prestasi lebih tinggi pada kompetisi mendatang.

“Terus pacu semangat untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Masih ada tantangan dan ajang besar yang menanti, termasuk Porprov XVII tahun 2028 dan PON,” pesannya.

Menurutnya, raihan 261 medali merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, ofisial, serta dukungan berbagai pihak. Pemerintah daerah berharap prestasi tersebut menjadi pijakan untuk melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

Sementara itu, Wakil Gubernur Vasco Ruseimy mengapresiasi kolaborasi pemerintah kabupaten dan kota dalam menyukseskan Porprov XVI yang diselenggarakan di 12 kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Ia berharap pengalaman penyelenggaraan tahun ini menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Porprov XVII pada 2028.

Penutupan Porprov diawali pertandingan final sepak bola antara Kota Sawahlunto dan Kota Payakumbuh. Setelah melalui pertandingan sengit hingga babak tambahan waktu, Payakumbuh keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. Suasana semakin meriah dengan penampilan Polisi Cilik Polres Padang Pariaman.

Prestasi di peringkat ketiga menjadi modal penting bagi Padang Pariaman untuk memperkuat pembinaan olahraga, meningkatkan daya saing atlet, dan mempersiapkan diri menghadapi Porprov XVII serta ajang olahraga tingkat nasional mendatang. (*)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *