infopariaman.com – Dalam upaya mengembangkan potensi destinasi wisata di Kabupaten Padang Pariaman, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, mengadakan pertemuan dengan tokoh masyarakat dan niniak mamak Nagari Katapiang dan Tapakis pada Selasa, (18/3/2025) di kawasan wisata Pantai Tiram, Tapakis.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten III Administrasi Umum, Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas PUPR, Kepala DLHKPP, Kabag Hukum, Camat Ulakan Tapakis, Wali Nagari, serta sejumlah tokoh adat seperti Rangkayo Rajo Sampono, Rangkayo Rajo Tambasa, Rangkayo Majo Basa, Rangkayo Batuah, Rangkayo Malako, dan Rangkayo Malakewi. Hadir pula perwakilan Pokdarwis dan pemuda setempat.
Dalam forum tersebut, Bupati menyampaikan rencana pengembangan kawasan Pantai Tiram sebagai destinasi wisata unggulan yang akan dilengkapi dengan pelabuhan mini dan fasilitas pendukung lainnya.
Ia menegaskan pentingnya menjaga kearifan lokal sekaligus mengoptimalkan potensi wisata yang sudah ada.
Menurut Bupati, pengembangan Pantai Tiram diharapkan mampu menjadi daya tarik utama yang akan menopang destinasi-destinasi lainnya di sepanjang pesisir Padang Pariaman, serta mendorong peningkatan ekonomi masyarakat setempat.
Ia juga menyampaikan harapannya agar seluruh pihak, terutama niniak mamak dan masyarakat di kawasan Tiram, Tapakis, dan Katapiang, dapat memberikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut.
Menanggapi hal itu, Rangkayo Rajo Sampono yang merupakan niniak mamak Nagari Katapiang menyatakan dukungannya terhadap program pengembangan kawasan wisata tersebut.
Ia menyampaikan bahwa para tokoh adat akan membentuk tim kecil untuk menindaklanjuti rencana, terutama dalam menyelesaikan persoalan pembebasan lahan agar proses pembangunan berjalan lancar.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Muhammad Fadhly, menambahkan bahwa pembangunan kawasan wisata Tiram merupakan bagian dari program strategis daerah.
Kawasan ini termasuk dalam destinasi utama yang tercantum dalam Rencana Induk Pariwisata Daerah (RIPARDA) yang saat ini tengah direvisi.
Ia menyatakan bahwa proses percepatan pembangunan akan terus dilakukan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan keberhasilan program ini sebagai salah satu pilar pembangunan pariwisata Padang Pariaman ke depan. (F)
