Kota Pariaman – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat luncurkan “triple untung +” untuk meringankan beban masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.

Untuk itu, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Samsat Kota Pariaman gencar mensosialisasikan program triple untung ini mulai sejak Maret hingga Mei 2023.  Selasa (14/03/2023)

Kepala UPT Samsat Kota Pariaman, Nina Nadjmir mengatakan bahwa “Program Triple Untung+ salah satunya bentuk kepedulian pemulihan ekonomi pasca covid 19.”

Lanjutnya, Program ini bermaksud memudahkan masyarakat untuk mengurus Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor serta ada keuntungan bagi pemilik kendaraan yang pajaknya sudah mati ataupun balik nama. Ujarnya

Nina menyebutkan “pembebasan biaya pokok bea balik nama kendaraan bermotor ke II dari luar provins. Kedua, serta bebas denda dari balik nama kendaraan bermotor ke II dan PKB , dan bebas denda SWDKLLJ”

Selain itu, Kendaraan yang dimutasikan dari luar Provinsi juga akan di berikan pengurangan 50 persen ditahun pertama dari pokok pajak.

“Jika kendaraan bermotor mati pajak diatas 2 tahun cukup bayar 1 tahun poko pajak, dan 3 tahun keatas mati pajak cukup bayar 2 tahun saja. Terkhusus untuk pungutan pokok SWDKLLJ tetap diberlakukan namun denda nya hanya berjalan pada tahun berjalan saja.”Katanya

Kepala UPTD Samsat Kota Pariaman Nina Najdmir ini kembali menyampaikan, “jika bagi taat pajak membayar 30 hari sebelum jatuh tempo maka akan ada diskon 2% dari pokok pajaknya.”

“Ayo segera manfaatkan kesempatan bagus ini untuk memudahkan kita dalam membayar pajak kendaraan bermotor” Pungkasnya mengakhiri.
(F/H)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *