infopariaman.com – Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi RI) melalui program Digital Talent Scholarship (DTS) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pariaman menggelar Pelatihan Thematic Academy Basic Cyber Security (TA BCS) dan Digital Entrepreneur Academy (DEA). 

Kegiatan ini menyasar 40 pelajar SMP/MTs se-Kota Pariaman dan 120 pelaku UMKM, sebagai bagian dari penguatan literasi digital dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia di era digital.

Pelatihan Basic Cyber Security dilaksanakan di SMPN 3 Pariaman, Selasa (18/2/2025), dengan peserta berasal dari siswa kelas 1 dan 2 SMP/MTs. 

Materi yang diberikan meliputi kerentanan dan keamanan penggunaan media sosial, serta pengenalan prinsip dasar keamanan siber.

Arif Rahman, Staf Fasilitator Kemitraan UPT Badan Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSMDP) Komdigi RI, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk pelajar yang melek digital dan mampu menggunakan teknologi secara aman dan bijak.

“Peserta terlihat antusias, karena pelatihan ini dikemas dalam bentuk video, tutorial, dan kuis interaktif. Ini membuat mereka lebih mudah memahami konsep keamanan digital sejak dini,” ujar Arif.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Bidang e-Government Dinas Kominfo Kota Pariaman, Reza Novandri, yang mendukung penuh peningkatan kapasitas digital generasi muda.

Sementara itu, pelatihan Digital Entrepreneur Academy (DEA) dilaksanakan selama dua hari di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, yang diikuti oleh 120 pelaku UMKM. 

Peserta dibekali keterampilan seperti membuat profil bisnis, peta lokasi usaha, logo, dan strategi pemasaran digital melalui media sosial serta platform marketplace.

“Masih banyak UMKM yang mengandalkan penjualan konvensional. Melalui pelatihan ini, mereka didorong untuk bertransformasi ke sistem penjualan digital, termasuk pemanfaatan website, marketplace, hingga aplikasi toko online,” terang Arif.

Salah satu output penting dari pelatihan ini adalah kemampuan peserta membuat MiB (Mint in Box), yaitu standar dalam menjual barang baru dalam kemasan, serta keterampilan desain grafis sebagai pendukung branding usaha.
Kota Pariaman dan Kota Payakumbuh menjadi dua daerah prioritas program DTS di Sumatera Barat, menandai komitmen pemerintah dalam membangun talenta digital yang siap bersaing di era Industri 4.0. (F)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *