infopariaman.com – Di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi, seorang pemuda asal Cubadak Air, Kota Pariaman, Sumatera Barat, menunjukkan bahwa warisan budaya dapat tetap hidup dan berkembang melalui media sosial. 

Pada September 2018, Yusril Zama Hendra resmi mendirikan akun @cover_minangindo, di beberapa platform digital dengan tujuan: memperkenalkan dan melestarikan budaya Minangkabau melalui media sosial.

Lahir pada 7 September 1999, Yusril adalah lulusan Sarjana Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Padang. 

Dengan bekal pendidikan dan kecintaannya terhadap budaya Minangkabau, ia memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan hiburan. 

Dengan semangat dan kreativitas, ia mulai mengisi akun @cover_minangindo dengan konten-konten budaya, mulai dari foto rumah adat, pakaian tradisional, hingga dokumentasi kegiatan budaya Minang.

Namun, yang kemudian menjadi ciri khas akun ini adalah konten cover lagu-lagu Minang yang disajikan secara konsisten dan penuh penghayatan oleh berbagai macam penyanyi, baik individu maupun kelompok. 

Lagu-lagu klasik seperti “Kampuang Nan Jauh di Mato” dan “Ayam Den Lapeh” menjadi konten favorit pengikutnya.

Kini, akun @cover_minangindo telah memiliki sekitar 224 ribu pengikut di Instagram dan terus berkembang melalui platform lain seperti Facebook, Threads, TikTok, dan YouTube. 

Kontennya tidak hanya dinikmati oleh masyarakat Sumatera Barat, tetapi juga oleh pecinta budaya Minangkabau di seluruh Indonesia bahkan mancanegara.

Kehadirannya menjadi ruang virtual yang menyatukan komunitas Minangkabau di dunia digital menjadi sumber informasi, hiburan, sekaligus inspirasi.

Dengan berdirinya @cover_minangindo, Yusril membuktikan bahwa kecintaan terhadap budaya dapat dituangkan ke dalam bentuk yang kreatif dan relevan dengan zaman. 

Akun ini bukan sekadar kanal hiburan, tetapi juga simbol perjuangan generasi muda dalam merawat identitas budaya melalui teknologi. (F)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *