infopariaman.com – Event Pacu Kudo Padang Pariaman 2026 tidak hanya menghadirkan kemeriahan perlombaan tradisional, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Di kawasan Lapangan Pacu Kudo Balah Aia, VII Koto Sungai Sariak, ratusan pelaku UMKM dan pedagang lokal memanfaatkan momentum tersebut untuk menjajakan berbagai produk, mulai dari kuliner khas hingga kebutuhan pengunjung. 

Lapak dan tenda yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menjadi pusat aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung.

Sejak beberapa hari sebelum acara dimulai, kawasan tersebut sudah dipadati masyarakat. 

Puncak keramaian terjadi pada 28–29 Maret 2026, ketika puluhan ribu pengunjung memadati lokasi untuk menyaksikan pacuan kuda sekaligus berbelanja.

Lonjakan jumlah pengunjung ini membawa berkah tersendiri bagi para pedagang. Perputaran uang meningkat signifikan dan berdampak langsung pada pendapatan masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya Pacu Kudo ini. Pembeli ramai sekali, bahkan omzet kami naik berkali lipat dari sebelumnya,” ujar salah seorang pedagang.

Para pelaku UMKM juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, dan Wakil Bupati, Rahmat Hidayat, yang dinilai berhasil menghadirkan kembali event tradisional tersebut.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus berupaya menjadikan event daerah sebagai sarana untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. 

Selain melestarikan budaya, kegiatan seperti Pacu Kudo diharapkan mampu membuka peluang usaha baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan tingginya antusiasme pengunjung dan dampak ekonomi yang dirasakan langsung, Pacu Kudo Padang Pariaman 2026 kembali membuktikan diri sebagai ajang yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. (*)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *