infopariaman.com – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong tumbuhnya generasi wirausaha muda yang kreatif dan siap bersaing di era digital.
Salah satunya melalui pelatihan produksi dan pembuatan konten visual bagi pelaku usaha muda yang resmi ditutup Sekretaris Daerah Padang Pariaman, Hendra Aswara, di Hotel Buana Lestari, Kamis (8/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari sejak 6 Mei itu diikuti puluhan peserta dari berbagai sektor usaha.
Pelatihan ini difokuskan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha muda dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi dan pengembangan bisnis.
Dalam sambutannya, Hendra Aswara menilai kemampuan membuat konten visual kini menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha di tengah ketatnya persaingan pasar.
Menurutnya, kualitas produk harus dibarengi dengan strategi promosi yang menarik agar mampu menjangkau pasar lebih luas.
“Di era digital saat ini, konten visual menjadi salah satu kekuatan utama dalam pemasaran. Produk yang bagus perlu didukung promosi yang kreatif agar memiliki daya tarik dan mampu bersaing,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar ilmu yang didapat selama pelatihan tidak berhenti sebatas teori, tetapi benar-benar diterapkan untuk memperkuat identitas dan branding usaha masing-masing.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mulai dari teknik pengambilan gambar, penyusunan konsep visual, editing foto dan video, hingga strategi publikasi di media sosial dan platform digital lainnya.
Peserta juga diajak praktik langsung membuat konten promosi yang menarik dan sesuai kebutuhan pasar.
Suasana pelatihan berlangsung aktif dan penuh antusiasme. Para peserta tampak serius mengikuti setiap sesi, terutama saat praktik produksi konten dan pengenalan strategi pemasaran digital.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Padang Pariaman berharap pelaku usaha muda mampu lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memanfaatkan media digital untuk memperluas pasar produk lokal.
Selain meningkatkan keterampilan promosi digital, pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang produktif, inovatif, dan berdaya saing di kalangan generasi muda. (*)
