infopariaman.com – Sekolah Luar Biasa (SLB) Amal Bhakti Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman resmi meluncurkan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Senin (11/5/2026). 

Kehadiran PPID tersebut menjadi yang pertama di lingkungan SLB se-Sumatera Barat sebagai langkah memperkuat keterbukaan informasi publik di dunia pendidikan khusus.

Program ini diinisiasi oleh Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman dan mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan launching berlangsung di lingkungan SLB Amal Bhakti Sicincin dan dihadiri Staf Ahli Bidang Sosial, Budaya, dan SDM Setdakab Padang Pariaman Syafrion yang mewakili Bupati Padang Pariaman, Kepala Dinas Kominfo Zahirman, Ketua Bawaslu Padang Pariaman Azwar Mardin, Ketua Bawaslu Sumbar Vifner, Ketua Komisi Informasi Sumbar Idham Fadhli, pihak sekolah, guru, siswa, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Syafrion menegaskan bahwa keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam tata kelola lembaga yang baik dan bertanggung jawab. 

Menurutnya, setiap program dan kegiatan yang dijalankan perlu disampaikan kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas.

“Di era modern saat ini, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam pengambilan kebijakan dan pertanggungjawaban publik. Kehadiran PPID di lingkungan sekolah tentu menjadi langkah positif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumatera Barat, Vifner, menyebut launching PPID di SLB Amal Bhakti Sicincin merupakan upaya mendorong terciptanya lembaga pendidikan yang transparan, informatif, dan akuntabel.

Ia mengatakan, kemudahan akses informasi publik menjadi salah satu cara membangun tata kelola yang bersih sekaligus mencegah potensi penyimpangan.

“Keterbukaan informasi publik adalah bagian dari pelayanan tanpa batas. Ketika informasi mudah diakses, maka transparansi akan semakin kuat dan potensi penyalahgunaan bisa diminimalisir,” katanya.

Peresmian PPID SLB Amal Bhakti Sicincin ditandai dengan pemotongan pita oleh para pejabat dan tamu undangan yang hadir.

Dengan hadirnya PPID tersebut, diharapkan pelayanan informasi di lingkungan pendidikan inklusif semakin terbuka dan mudah diakses masyarakat, sekaligus menjadi contoh bagi sekolah luar biasa lainnya di Sumatera Barat. (*)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *