infopariaman.com – Seorang pria pekerja swasta bernama Hermantios (40) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya di Korong Chaniago, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (06/02/2026) siang.
Ia ditemukan sekitar pukul 12.10 WIB oleh ibunya, Nur Asmi (78), dalam kondisi tidak bernyawa.
Kapolsek Batang Anai, Iptu Wadriadi, menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula ketika sang ibu pulang ke rumah dan mendapati pintu terkunci dari bagian dalam.
Upaya memanggil korban tidak mendapat respons, sehingga keluarga meminta bantuan tetangga untuk membuka pintu secara paksa.
“Setelah pintu dibuka, korban ditemukan sudah meninggal dunia di dalam rumah,” ujar Kapolsek.
Mendapat laporan dari warga, petugas Polsek Batang Anai langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal.
Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana.
Di dalam kamar korban, petugas menemukan sebuah pesan perpisahan yang ditulis di kaca cermin. Pesan tersebut berbunyi, “acik pai dulu, acik sayang keluarga.” Dalam bahasa Indonesia, pesan itu bermakna acik pergi dulu, acik sayang keluarga. Pesan tersebut diduga menjadi ungkapan terakhir korban kepada keluarganya.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa sebelum kejadian, korban diketahui pernah mengalami tekanan psikologis dan sempat menunjukkan perilaku yang mengarah pada percobaan serupa.
“Atas pertimbangan keluarga, kejadian ini diterima sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi,” terang Iptu Wadriadi.
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan di pandam pekuburan kaum setempat pada hari yang sama secara kekeluargaan.
Kapolsek Batang Anai turut mengingatkan masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi mental orang-orang di sekitar.
“Kepedulian lingkungan sangat penting. Jika ada anggota keluarga atau tetangga yang terlihat mengalami tekanan berat, jangan dibiarkan sendiri. Ajak bicara dan bantu mencari pendampingan,” imbaunya. (*)
Sumber: Sumbar Kita
