infopariaman.com – Wali Kota Yota Balad secara resmi menutup kegiatan Pesantren Ramadan yang diikuti para pelajar di Pariaman. 

Penutupan kegiatan tersebut berlangsung di halaman Balai Kota Pariaman, Jumat (13/3) sore.

Pesantren Ramadan yang digelar sejak 23 Februari hingga 13 Maret 2026 itu diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan. 

Di antaranya tahfiz Al-Qur’an, cerdas cermat Al-Qur’an, ceramah Islam, praktik ibadah, serta berbagai kegiatan religius lainnya yang bertujuan memperkuat pemahaman agama para peserta.

Dalam sambutannya, Yota Balad mengapresiasi antusiasme para siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. 

Ia menilai semangat peserta menjadi salah satu faktor utama sehingga seluruh rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama kegiatan diharapkan tidak berhenti selama Ramadan saja, tetapi bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan berakhirnya pesantren Ramadan ini, saya mengajak seluruh peserta untuk menerapkan ilmu yang telah didapat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini tidak hanya memperdalam pemahaman agama, tetapi juga melatih kedisiplinan, tanggung jawab, serta memperkuat ukhuwah islamiah di antara sesama,” ujar Yota Balad.

Ia juga menyebut kegiatan tersebut sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Pariaman di bidang keagamaan. 

Program tersebut diharapkan mampu membentuk generasi muda yang memiliki karakter religius dan berakhlak baik.

“Saya bersyukur kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun di Kota Pariaman. Ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Balad-Mulyadi di bidang keagamaan, yakni Pariaman RISALAH (Beriman, Saleh dan Berakhlak),” tambahnya.

Kegiatan penutupan Pesantren Ramadan juga diisi dengan berbagai rangkaian acara, seperti penampilan bakat peserta di bidang keagamaan, penyerahan infak, penyerahan piala bagi pemenang lomba Semarak Ramadan Pramuka, buka puasa bersama, hingga salat berjamaah.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan selama Pesantren Ramadan dapat terus melekat dalam kehidupan para pelajar di Kota Pariaman. (*)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *