infopariaman.com – Sebanyak 20 pengrajin Sulam Kapalo Samek mengikuti pelatihan pengembangan desain dan inovasi produk yang digelar Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman.
Memasuki hari kedua, peserta didorong menghasilkan karya yang lebih kreatif tanpa meninggalkan ciri khas budaya lokal.
Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Dekranasda Padang Pariaman, Nita Christanti Azis, turut memberikan arahan dan motivasi kepada peserta agar memanfaatkan pelatihan sebagai kesempatan meningkatkan keterampilan serta pengetahuan dalam mengembangkan produk kerajinan.
Ia meminta para pengrajin aktif berdiskusi dan tidak ragu mengajukan pertanyaan kepada narasumber.
Menurutnya, pengalaman dan pengetahuan yang dibagikan para pemateri dapat menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas peluang usaha.
Melalui materi dan praktik langsung, para peserta mempelajari pengembangan desain serta inovasi agar Sulam Kapalo Samek semakin menarik dan mampu bersaing di pasar.
Kreativitas diharapkan dapat membuka peluang bagi pengrajin untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Dekranasda Padang Pariaman dalam menjaga keberlanjutan kerajinan tradisional sekaligus meningkatkan nilai ekonominya.
Inovasi desain diharapkan mampu memperluas pemanfaatan Sulam Kapalo Samek tanpa menghilangkan identitas dan kearifan lokal yang melekat di dalamnya.
Dekranasda berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan oleh para pengrajin dalam mengembangkan produk baru, meningkatkan daya saing UMKM, serta memperkenalkan Sulam Kapalo Samek Padang Pariaman kepada pasar yang lebih luas. (*)
