infopariaman.com – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman meningkatkan langkah perlindungan masyarakat menyusul kualitas udara yang masih berada dalam kategori tidak sehat akibat kabut asap. Selain membagikan lebih dari 50 ribu masker, pemerintah daerah juga meniadakan kegiatan Car Free Day (CFD) hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.
Berdasarkan data Shelter Air Quality Monitoring System (AQMS) yang dihimpun Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Padang Pariaman, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) PM2.5 pada 7–12 September 2026 berada di kisaran 130–149. Meski sempat membaik, kondisi tersebut masih perlu diwaspadai karena partikulat halus PM2.5 berpotensi mengganggu kesehatan.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, mengatakan keselamatan masyarakat menjadi prioritas pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi tersebut. Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari sosialisasi bahaya kabut asap hingga pembagian masker melalui organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan wali nagari.
“Saya sudah memerintahkan OPD-OPD, camat-camat, wali nagari untuk membagikan masker. Mungkin sudah lebih dari 50 ribu masker kami telah bagikan kepada warga Kabupaten Padang Pariaman,” ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Padang Pariaman juga meniadakan CFD yang dijadwalkan pada Minggu, 13 September 2026. Kegiatan tersebut akan kembali dilaksanakan setelah ada pengumuman lebih lanjut, dengan mempertimbangkan kondisi kualitas udara.
John Kenedy Azis turut mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak. Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan disarankan menggunakan masker, sementara kegiatan olahraga di luar rumah sebaiknya ditunda hingga kualitas udara membaik.
Pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun lahan secara sembarangan karena dapat memperburuk pencemaran udara. Pemantauan kualitas udara melalui AQMS akan terus dilakukan guna mendukung langkah antisipasi dan melindungi kesehatan masyarakat.
Pemkab Padang Pariaman berharap masyarakat tetap waspada, mengikuti informasi resmi, dan bersama-sama menjaga lingkungan selama kondisi kabut asap masih berlangsung. (*)
