infopariaman.com – Seorang anak berusia 2 tahun yang dilaporkan hilang sejak Kamis (22/10/2026) ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Batang Tapakis, Korong Toboh Durian, Nagari Toboh Gadang Selatan, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Sebelumnya, korban dilaporkan tidak ditemukan di sekitar rumahnya. Keluarga bersama warga setempat kemudian melakukan pencarian dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Pencarian berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan personel Polres Padang Pariaman beserta jajaran, Basarnas, BPBD Kabupaten Padang Pariaman, serta masyarakat setempat.
Tim gabungan menyisir aliran sungai hingga korban ditemukan sekitar satu kilometer dari tempat tinggalnya.
Setelah menerima informasi penemuan tersebut, petugas melakukan penanganan di lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses selanjutnya.
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Riyana Purwasari, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Atas nama keluarga besar Polres Padang Pariaman, kami menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi ujian berat ini,” ujar AKBP Riyana Purwasari, Sabtu (24/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama balita, saat bermain di sekitar rumah.
Menurutnya, pengawasan perlu menjadi perhatian khusus bagi keluarga yang tinggal berdekatan dengan kawasan berisiko, seperti sungai dan saluran air.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua. Kami mengimbau para orang tua agar senantiasa meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di sekitar rumah. Jangan sampai anak-anak bermain tanpa pengawasan di area yang berpotensi membahayakan keselamatan, seperti sungai, saluran air, maupun tempat rawan lainnya,” tegasnya.
Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana berharap imbauan tersebut menjadi perhatian bersama agar keselamatan anak-anak senantiasa terjaga dan kejadian serupa dapat dicegah. (*)
