infopariaman.com – Nasib memprihatinkan menimpa seorang bocah laki-laki berusia 2,5 tahun bernama Habib, warga Desa Cimparuh, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat.

Anak malang yang saat itu tinggal bersama neneknya di sebuah pondok mengalami luka bakar serius hingga 50 persen akibat tersambar api dari lampu minyak.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin sore, usai waktu Magrib. 

Habib yang tengah bermain tak sengaja menyenggol “lampu togok” atau lampu minyak tradisional yang menjadi satu-satunya sumber penerangan di pondok tersebut hingga menyebabkan tubuhnya terbakar.

“Habib bermain lalu menyenggol lampu togok. Api langsung menyambar tubuhnya dan membakar sebagian besar badannya. Lukanya cukup parah,” ujar Ketua Asosiasi Piaman Laweh (Aspila), Azwar Anas, saat dikonfirmasi, Selasa (15/4/2025).

Saat ini, Habib masih terbaring lemah di RSUD M.Yamin Pariaman dan harus menjalani perawatan intensif, termasuk operasi, akibat luka bakar parah yang dideritanya. 

Bahkan, luka bakar tersebut juga mengenai bagian sensitif tubuhnya.

Menurut Anas, bocah tersebut hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. 

Ia ditinggal orang tuanya sejak bayi setelah kedua orang tuanya bercerai, dan hingga kini keberadaan mereka tidak diketahui. 

Habib hidup bersama sang nenek yang hanya bekerja sebagai buruh tani, dan tinggal disebuah rumah kontrakan.

“Habib tidak hanya kehilangan kasih sayang orang tua, tapi juga tidak memiliki jaminan kesehatan. Saat ini pengobatan yang dijalaninya masih secara umum karena tidak terdaftar di BPJS,” jelas Anas.

Pihak Aspila kini tengah berupaya mengurus BPJS untuk Habib agar ia bisa mendapatkan perawatan yang layak. 

Di saat bersamaan, Anas pun mengajak para dermawan untuk turut membantu meringankan beban penderitaan Habib.

“Habib butuh perawatan intensif. Saat ini semua sangat tergantung dari belas kasih para donatur. Kami mohon dukungan dari masyarakat luas,” tutup Anas. (F)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *