infopariaman.com – Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis di daerahnya. 

Kali ini, Bupati melakukan audiensi dengan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir. Ridwan Bae, dan jajaran, serta Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Roy Rizali Anwar, di Jakarta, Senin (3/11).

Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut sekaligus penyerahan proposal pembangunan Jembatan Kayu Gadang (Sikabu) di Kecamatan Lubuk Alung,  jembatan vital yang menjadi penghubung antarwilayah serta penopang utama aktivitas ekonomi masyarakat di empat nagari sekitar.

Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa perjuangan pembangunan jembatan ini bukan semata soal infrastruktur, tetapi juga tentang memenuhi harapan ribuan warga yang menggantungkan hidupnya pada kelancaran akses tersebut.

“Kami tidak akan berhenti memperjuangkan Jembatan Kayu Gadang ini. Jembatan ini bukan hanya penghubung antarwilayah, tetapi simbol harapan masyarakat Lubuk Alung dan sekitarnya untuk hidup lebih sejahtera,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pembangunan dapat segera terealisasi.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, mengapresiasi langkah proaktif Bupati John Kenedy Azis yang konsisten memperjuangkan pembangunan infrastruktur rakyat.

“Kami melihat keseriusan dan komitmen luar biasa dari Bupati Padang Pariaman. Komisi V siap mendukung agar sinergi daerah dan pusat berjalan optimal,” kata Ridwan Bae.

Sementara itu, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Roy Rizali Anwar, menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti proposal pembangunan dengan kajian teknis dan administratif.

“Kami mengapresiasi kesungguhan Pemkab Padang Pariaman dalam menyiapkan dokumen yang lengkap dan terarah. Ini menjadi dasar penting untuk mempercepat proses tindak lanjut pembangunan,” ungkap Roy Rizali Anwar.

Jembatan Kayu Gadang (Sikabu) terletak di perbatasan Nagari Balah Hilie dan Nagari Lubuk Alung. 

Jembatan ini menghubungkan empat nagari, yaitu Balah Hilie, Sikabu, Salibutan, dan Lubuk Alung, dengan total penduduk sekitar 23.557 jiwa atau 7.076 kepala keluarga. 

Sejak rusak beberapa waktu lalu, mobilitas warga terganggu, dan jalur transportasi menjadi lebih jauh serta mahal.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kini mengusulkan pembangunan jembatan baru di sisi jembatan lama dengan panjang total 110 meter, terdiri dari dua bentang: gelagar beton 30 meter dan rangka baja 80 meter. 

Dokumen pendukung seperti Detail Engineering Design (DED) dan izin penggunaan bentang sungai dari Dirjen Sumber Daya Air telah disiapkan.

Bupati John Kenedy Azis berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat agar proyek ini segera terwujud.

“Ini perjuangan panjang, tapi kami yakin dengan dukungan semua pihak, Padang Pariaman akan terus maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutup JKA. (A/F)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *