infopariaman.com – Pemerintah Kota Pariaman berkolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) RI menggelar kegiatan melukis bersama bagi anak-anak terdampak bencana di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang dibuka Wali Kota Pariaman, Yota Balad, ini menjadi ruang ekspresi sekaligus upaya pemulihan psikososial atau trauma healing bagi anak-anak melalui seni.
Yota Balad mengapresiasi Kemenekraf, para seniman, komunitas, dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap seni dapat membantu anak-anak mengekspresikan perasaan, membangun kepercayaan diri, serta menumbuhkan kembali harapan dan cita-cita mereka.
“Hari ini, kita tidak hanya mengajak anak-anak untuk melukis di atas kanvas, tetapi memberikan ruang untuk mengekspresikan perasaan, harapan, imajinasi, dan cita-cita mereka melalui karya seni,” ujar Yota.
Sementara itu, Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Kemenekraf, Dadam Mahdar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana di Sumatera Barat.
Program yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti 100 siswa kelas IV hingga VI sekolah dasar dari 42 sekolah negeri dan swasta di empat kecamatan di Kota Pariaman.
Rangkaian kegiatan meliputi lokakarya teknik melukis, melukis di atas kanvas, serta melukis pada media batok kelapa untuk mengenalkan pemanfaatan bahan lokal dan nilai keberlanjutan.
Kegiatan ini turut melibatkan seniman lokal, akademisi Universitas Negeri Padang (UNP), mentor seni, serta psikolog anak. Selain itu, pameran karya akan digelar sebagai bentuk apresiasi, dengan 10 karya terbaik diseleksi untuk dipromosikan ke tingkat nasional.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak terdampak bencana dapat memperoleh ruang berekspresi, meningkatkan kreativitas, dan membangun kembali semangat untuk meraih masa depan. (*)
