infopariaman.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara, memeriksa kesiapan personel dan sarana penanggulangan bencana saat memimpin apel siaga di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Senin (31/8/2026).

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh perangkat pendukung penanganan darurat berada dalam kondisi siap digunakan ketika dibutuhkan masyarakat.

Dalam arahannya saat apel, Hendra menekankan bahwa kesiapsiagaan harus dibangun sejak sebelum bencana terjadi. 

Menurutnya, kesiapan personel, kedisiplinan kerja, dan kelengkapan peralatan menjadi faktor penting dalam mendukung kecepatan penanganan di lapangan.

Ia mengingatkan jajaran BPBD agar memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga dapat bergerak secara cepat dan terkoordinasi ketika menghadapi situasi darurat.

“Disiplin harus menjadi budaya dalam bekerja. Apalagi BPBD memiliki tugas yang sangat penting, karena harus selalu siap ketika masyarakat membutuhkan pertolongan,” tegas Hendra.

Usai apel, Sekda melanjutkan kegiatan dengan meninjau sejumlah fasilitas operasional BPBD. 

Pemeriksaan meliputi peralatan penanggulangan bencana, kendaraan operasional, serta persediaan logistik yang dibutuhkan dalam penanganan keadaan darurat.

Menurutnya, seluruh sarana tersebut harus dipastikan berfungsi dengan baik, tersimpan secara teratur, dan mudah dijangkau agar tidak menghambat proses penanganan saat bencana terjadi.

“Kesiapsiagaan itu harus dibangun sebelum bencana terjadi. Jangan sampai ketika dibutuhkan, peralatan justru tidak siap,” ujarnya.

Selain kesiapan peralatan, Hendra meminta pengelolaan logistik turut menjadi perhatian. 

Ketersediaan kebutuhan dasar harus diperhitungkan agar penyalurannya kepada masyarakat terdampak dapat dilakukan tanpa keterlambatan.

Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi antara BPBD dengan perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, serta unsur terkait lainnya. 

Sinergi tersebut diperlukan agar penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif dan tidak terkendala komunikasi maupun pembagian tugas.

“Kita tidak tahu kapan bencana terjadi. Yang bisa kita lakukan adalah memastikan ketika bencana datang, kita sudah siap menghadapinya,” katanya.

Hendra berharap apel siaga dan pemeriksaan fasilitas tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi mampu memperkuat budaya kerja yang disiplin, tanggap, dan bertanggung jawab di lingkungan BPBD Kabupaten Padang Pariaman.

Ia menegaskan bahwa kesiapan personel dan peralatan harus selalu dijaga karena keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap upaya penanggulangan bencana.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berupaya memperkuat kesiapsiagaan daerah agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika situasi darurat terjadi. (*)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *