infopariaman.com – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman secara resmi melepas 251 calon jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam sebuah seremoni di Masjid Raya IKK Ali Mukhni, Jumat (24/4/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama jajaran pemerintah daerah, unsur Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah, serta para calon jemaah dan keluarga.
Meski berlangsung di tengah cuaca hujan, suasana tetap khidmat dan penuh semangat. Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Faiza Ilham, disusul tausiyah keagamaan yang memberikan penguatan spiritual bagi para jemaah sebelum keberangkatan.
Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy Azis menyampaikan rasa bangga dan haru atas keberangkatan para jemaah haji tahun ini. Ia menyebut, total 251 jemaah akan diberangkatkan dalam dua kelompok terbang.
Sebanyak 223 jemaah tergabung dalam Kloter 5 yang dijadwalkan berangkat pada 28 April 2026, sementara sisanya dalam Kloter 14 akan berangkat pada 8 Mei 2026.
“Jemaah kita berasal dari berbagai usia, mulai dari 22 tahun hingga 86 tahun. Ini menunjukkan bahwa ibadah haji adalah panggilan keimanan yang tidak mengenal batas usia,” ujar Bupati.
Ia juga berpesan agar seluruh jemaah menjaga niat, kesehatan, serta mematuhi aturan selama berada di Tanah Suci. Selain itu, para jemaah diharapkan dapat menjadi representasi yang baik bagi daerah.
“Kami titipkan doa agar Padang Pariaman selalu dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari musibah, dan terus berkembang menjadi daerah yang lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Padang Pariaman, Adri Ahmad, berharap seluruh proses ibadah berjalan lancar dan para jemaah dapat kembali dengan predikat haji yang mabrur.
Diketahui, jemaah tertua dalam rombongan ini berusia 86 tahun, sementara yang termuda berusia 22 tahun, mencerminkan keberagaman latar belakang jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada 17 khafilah berprestasi dalam ajang Tilawatil Qur’an. Penyerahan bonus ini menjadi bentuk dukungan terhadap generasi Qurani di daerah.
Sebagai simbol pelepasan, Bupati turut memasangkan kacu kepada perwakilan jemaah sebelum keberangkatan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni pelepasan, tetapi juga momentum memperkuat nilai religius serta komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji. (*)
