infopariaman.com – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali menunjukkan komitmennya dalam pembangunan infrastruktur dengan meresmikan Jembatan Rajang Kampuang Dama di Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Kecamatan VII Koto, Jumat (24/4/2026).
Peresmian ini menjadi momen penting bagi masyarakat setempat, mengingat jembatan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan berat selama beberapa tahun dan sempat menghambat aktivitas warga.
Menariknya, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menuju lokasi peresmian dengan mengendarai sepeda motor sebagai bagian dari kampanye hemat energi. Ia didampingi jajaran pemerintah daerah, anggota DPRD, camat, serta unsur terkait lainnya.
Jembatan yang kini telah dibangun kembali memiliki panjang sekitar 60 meter dengan lebar 2 meter. Infrastruktur ini menjadi akses vital yang menghubungkan Nagari Lareh Nan Panjang Selatan dengan Nagari Balah Aie, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dalam berbagai aktivitas.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini berawal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui kegiatan “Putar Roda Jemput Aspirasi”.
“Walaupun kita berada dalam kondisi efisiensi anggaran, kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas. Alhamdulillah, hari ini jembatan ini sudah bisa dimanfaatkan kembali,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat dapat menjaga fasilitas tersebut agar tetap awet, sekaligus menyampaikan rencana peningkatan status jembatan menjadi permanen di masa mendatang.
“Kita upayakan ke depan jembatan ini bisa dibangun lebih kokoh dan permanen. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Zainal, mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan ini telah lama dinantikan warga. Sejak beberapa tahun terakhir, kondisi jembatan yang rusak bahkan sempat tidak bisa dilalui akibat banjir.
“Ini adalah aspirasi yang kami perjuangkan sejak lama. Alhamdulillah, tahun ini bisa terealisasi dengan konstruksi yang lebih kuat dan aman digunakan,” katanya.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat penting karena menjadi penghubung utama antar nagari hingga ke pusat kecamatan, termasuk akses menuju layanan pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan diresmikannya Jembatan Rajang Kampuang Dama, diharapkan konektivitas wilayah kembali lancar dan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut. (*)
