infopariaman.com – Rangkaian Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 resmi dimulai di halaman Masjid Raya Ali Mukhni, kawasan Ibu Kota Kabupaten (IKK) Parit Malintang, Minggu (23/8/2026).

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pelaksanaan Lomba Kasidah Rebana dan Lomba Bintang Kasidah tingkat Kabupaten Padang Pariaman. Kedua perlombaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, membuka secara resmi kedua perlombaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kasidah tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari seni budaya tradisional yang mengandung pesan moral dan nilai-nilai keagamaan.

“Kasidah rebana merupakan salah satu warisan seni budaya tradisional yang harus kita lestarikan. Kasidah menampilkan lagu-lagu bernuansa Islami sekaligus menyampaikan pesan moral kepada masyarakat melalui lagu,” ujar John Kenedy Azis.

Menurutnya, perlombaan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarkecamatan sekaligus membuka ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan potensi di bidang seni keagamaan.

Ia menegaskan, kegiatan itu sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mewujudkan daerah yang religius. Karena itu, partisipasi seluruh kecamatan dinilai penting untuk menyukseskan berbagai program keagamaan yang dilaksanakan pemerintah daerah.

Bupati juga mengapresiasi kecamatan yang telah mengirimkan perwakilan pada perlombaan tahun ini. Ia berharap keterlibatan peserta semakin meningkat pada penyelenggaraan berikutnya.

Berdasarkan data pelaksanaan, Lomba Kasidah Rebana diikuti 13 dari 17 kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman. Sementara itu, Lomba Bintang Kasidah diikuti perwakilan dari 14 kecamatan untuk kategori putra dan 15 kecamatan untuk kategori putri.

Pelaksanaan kedua lomba tersebut menjadi pembuka rangkaian Mauluik Gadang 2026. Selain sebagai bagian dari syiar Islam, kegiatan ini juga diarahkan untuk menjaga tradisi seni Islami, memperkuat hubungan antarmasyarakat, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya keagamaan. (*)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *