infopariaman.com – Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pariaman berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.
Di tengah aktivitas pembinaan, warga binaan bersama petugas lapas terlihat kompak melaksanakan penyembelihan hewan kurban hingga membagikan daging kepada masyarakat kecil.
Pada perayaan Iduladha tahun ini, Lapas Pariaman menyembelih empat hewan kurban yang terdiri dari dua ekor sapi dan dua ekor kambing.
Hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi petugas serta warga binaan lapas.
Sejak pagi, area lapas tampak sibuk. Sejumlah warga binaan ikut membantu proses penyembelihan, pemotongan daging, pengemasan hingga memasak makanan untuk disantap bersama.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Pariaman, Yosua S. Sagala mengatakan kegiatan kurban ini bukan sekadar rutinitas tahunan, namun juga menjadi bagian dari pembinaan mental dan sosial bagi warga binaan.
“Kami ingin warga binaan tidak hanya melihat, tetapi ikut terlibat langsung dalam kegiatan berbagi. Ini menjadi pembelajaran tentang kepedulian dan kebersamaan,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).
Menurutnya, pembinaan di dalam lapas tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga membangun kembali karakter dan rasa empati warga binaan agar mereka tetap memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Sebagian daging kurban dimasak untuk disantap bersama warga binaan dan petugas lapas.
Sementara sisanya dibagikan kepada tukang ojek dan pedagang kecil di kawasan Pasar Rakyat Pariaman.
Yosua menjelaskan, tukang ojek dan pedagang dipilih sebagai penerima karena mereka merupakan masyarakat yang setiap hari bekerja keras mencari nafkah di jalanan dan pasar.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat kecil. Mungkin bagi sebagian orang daging kurban hal biasa, tetapi bagi sebagian lainnya itu sangat berarti,” katanya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu menghapus stigma negatif terhadap kehidupan di dalam lapas.
Menurutnya, warga binaan juga memiliki keinginan untuk berubah dan melakukan hal-hal positif.
“Di balik jeruji besi masih ada nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong yang terus kami bangun,” tambahnya.
Pembagian daging kurban di kawasan Pasar Pariaman pun mendapat sambutan hangat dari para penerima.
Sejumlah tukang ojek dan pedagang tampak bersyukur menerima paket daging yang dibagikan pihak lapas.
Momentum Idul Adha kali ini menjadi bukti bahwa rasa kepedulian dan semangat berbagi dapat tumbuh di mana saja, termasuk dari lingkungan pemasyarakatan. (*)
